JAWA TENGAH — Cristiano Ronaldo meninggalkan markas Timnas Portugal di Copenhagen, Rabu (30/9), setelah merasa dikhianati oleh pelatih Jorge Jesus. Puncaknya adalah laga kontra Norwegia, Senin (28/9), ketika Ronaldo diminta pemanasan 30 menit tapi tak kunjung diturunkan hingga peluit panjang. Keputusan itu membuat Portugal kehilangan kapten sekaligus ikonnya jelang laga krusial UEFA Nations League.
Portugal akan menghadapi Denmark di lanjutan UEFA Nations League, Jumat (2/10) dini hari WIB, kemudian menjamu Norwegia pada Senin (5/10) dini hari WIB. Dua laga itu kini harus dijalani skuad asuhan Jorge Jesus tanpa Cristiano Ronaldo, pemain berusia 41 tahun yang memilih angkat koper lebih cepat dari jadwal.
Pemanasan 30 Menit yang Berujung Kekecewaan
Kekecewaan Ronaldo bermula dari laga terakhir kontra Norwegia. Ia diminta melakukan pemanasan selama 30 menit dan tampak akan diturunkan. Namun sampai peluit panjang berbunyi, Ronaldo tetap menghangatkan bangku cadangan.
Dilansir dari El Chiringuito TV, Ronaldo merasa dikhianati oleh Jorge Jesus karena tidak dimainkan di laga tersebut. Situasi makin memanas karena Jesus disebut akan meminta maaf saat sesi jumpa pers selepas laga, namun hal itu tidak dilakukan.
Jesus Tegaskan Pemilihan Pemain Hak Pelatih
Jorge Jesus justru melontarkan kata-kata tajam. Ia menegaskan dirinya adalah pelatih dan urusan taktik serta pemilihan pemain adalah tanggung jawabnya.
"Saat pertandingan berlangsung (kontra Norwegia), saya sempat berpikir mungkin saya akan membutuhkannya," jelas Jesus.
"Saya memintanya melakukan pemanasan, tetapi pada akhirnya saya tidak memasukkannya ke lapangan. Pemain mana pun yang sudah melakukan pemanasan selama 30 menit namun tidak jadi bermain pasti akan merasa frustrasi. Pemain mana pun, entah itu bernama Cristiano atau Pele," tegasnya.
Ronaldo Janji Bicara Kebenaran untuk Portugal
Ronaldo memilih bungkam untuk sementara. Ia mengaku akan menyampaikan versi dirinya, tapi tidak sekarang karena ingin Timnas Portugal tetap fokus menghadapi dua laga berikutnya.
"Pada saatnya nanti, saya akan menyampaikan kepada seluruh masyarakat Portugal kebenaran mengenai alasan yang membuat saya meninggalkan tim nasional, tim yang selalu saya perjuangkan," tulisnya di sosial media pribadinya.
"Kini saatnya mendoakan keberuntungan bagi Portugal dan seluruh rekan setim saya, tanpa terkecuali," tutupnya.
Dampak ke Portugal di Nations League
Kehilangan Ronaldo di tengah jadwal padat Nations League menjadi pukulan bagi Portugal. Kapten sekaligus ikon tim itu pergi dengan meninggalkan tanda tanya besar soal hubungannya dengan Jorge Jesus.
Portugal kini harus menata ulang lini depan untuk menghadapi Denmark dan Norwegia. Dua laga itu menentukan posisi mereka di grup, sementara Ronaldo belum memberi tenggat kapan akan buka suara soal kebenaran yang ia janjikan.