Pencarian

Javon Walton, Bintang Euphoria yang Dulunya Petinju Amatir

Sabtu, 26 September 2026 • 16:23:31 WIB
Javon Walton, Bintang Euphoria yang Dulunya Petinju Amatir
Javon Walton bersiap menjalani duel tinju profesional melawan Henry Cejudo di Miami.

JAWA TENGAH — Javon Walton bersiap menjalani duel tinju profesional melawan mantan juara UFC dua divisi, Henry Cejudo, di ajang Misfits Boxing di Miami. Bagi jutaan penonton, nama Walton lebih akrab sebagai Ashtray, remaja pengedar narkoba bertato dalam serial HBO, Euphoria. Namun sebelum kamera menyorotnya, tinju sudah lebih dulu menjadi hidupnya.

Pertarungan ini berlangsung di Miami dan disahkan oleh Florida State Commission, sehingga hasilnya masuk ke rekor profesional kedua petinju. Walton menerima tawaran duel ini dengan waktu persiapan kurang dari dua pekan, setelah calon lawan Cejudo sebelumnya mundur. Cejudo sendiri berstatus debutan di ring tinju profesional, meski namanya sudah besar di dunia tarung.

Pria berusia 39 tahun itu pernah meraih emas gulat gaya bebas di Olimpiade 2008, lalu menjadi juara UFC di dua kelas berat berbeda. Kombinasi itu membuat Cejudo bukan lawan sembarangan, walau ini kali pertamanya bertarung dengan aturan tinju murni.

Dari Gym ke Layar Kaca

Walton tidak datang ke dunia tinju sebagai selebritas yang coba-coba. Ia mengaku sejak kecil sama sekali tidak tertarik pada akting. Orang tuanya penggemar tinju, dan setiap Sabtu ia menonton pertandingan di HBO bersama mereka.

"Saya praktis memohon kepada ayah saya agar dibawa ke gym, dan saat saya berusia empat tahun dia akhirnya mengabulkannya," kata Walton kepada BBC Sport.

Sejak itu jalannya di ring cukup serius. Walton mengumpulkan 85 pertarungan amatir, dua kali meraih perak di Junior Olympics, dan belum terkalahkan sebagai profesional dengan catatan tiga kemenangan serta satu hasil imbang. Ia kini bernaung di bawah Most Valuable Promotions milik Jake Paul dan Nakisa Bidarian.

Backflip di Panggung Steve Harvey yang Mengubah Arah Hidup

Sebelum dikenal sebagai aktor, Walton sempat menekuni senam artistik mengikuti jejak sang kakak, tetapi tinju tetap menjadi obsesinya. Titik balik datang saat ia tampil di acara televisi Steve Harvey pada usia 11 tahun, memperlihatkan kombinasi pukulan di punching pad lalu melakukan backflip.

Penampilan itu dilihat casting director Jennifer Venditti, yang kemudian menghubungi keluarga Walton untuk mengikuti audisi Euphoria. "Saya berpikir, oke, kenapa tidak? Dan itu membawa saya ke satu kesempatan demi kesempatan berikutnya," ujarnya.

Karier aktingnya berkembang pesat. Walton tampil di drama Amazon, Utopia, serial Netflix, The Umbrella Academy, dan beradu akting dengan Sylvester Stallone dalam film Samaritan.

"Saya menemukan kecintaan di ruang itu. Saya melihatnya sebagai wadah untuk menyalurkan emosi, karena hal itu tidak bisa dilakukan di tinju," kata Walton.

Bertarung di Ring, Belajar dari Sang Ayah

Menyeimbangkan dua karier bukan perkara mudah. Syuting bisa menyerap waktu hingga enam bulan, sementara persiapan pertarungan menuntut kamp latihan delapan pekan dengan fokus penuh.

"Target saya adalah melihat seberapa baik saya bisa menyeimbangkan keduanya, tapi itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Saya semacam harus memilih satu untuk difokuskan," ujarnya.

Untuk saat ini, fokusnya tertuju pada Cejudo. Walton menyebut lawannya itu tetap layak dihormati, namun menilai Cejudo sedang melangkah ke wilayah asing. "Di atas matras akan jadi cerita berbeda, tapi ini ring tinju," katanya.

Di sudut ring nanti, ada sosok yang pertama kali mengajaknya ke gym saat berusia empat tahun, yakni ayahnya sekaligus pelatihnya, DJ. "Yang indah dari perjalanan kami adalah kami tumbuh bersama. Saya belajar jadi petarung sejak muda, dia belajar sisi kepelatihan," kata Walton.

"Cara saya melihatnya, kami ini pilot dan co-pilot. Dia pelatih kepala yang kebetulan ayah saya. Saya ingin melakukan yang benar untuk kami, bukan hanya untuk saya."

Follow www.semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks