Pencarian

Rektor UMKABA Periode 2026-2030 Dilantik, Bupati Kendal Minta Kampus Cetak Pemimpin di Tiga Sektor

Selasa, 11 Agustus 2026 • 19:23:01 WIB
Rektor UMKABA Periode 2026-2030 Dilantik, Bupati Kendal Minta Kampus Cetak Pemimpin di Tiga Sektor
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menghadiri pelantikan Rektor UMKABA periode 2026-2030 di Aula Ahmad Dahlan, Selasa (11/8/2026).

KENDAL — Pergantian kepemimpinan di lingkungan kampus menjadi momentum penyegaran. Hal ini yang ditekankan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri pelantikan rektor baru UMKABA, Selasa (11/8/2026). Bupati yang akrab disapa Tika ini berharap kepemimpinan baru mampu membawa kampus semakin unggul, maju, dan berdaya saing tinggi.

"Semoga dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," ujar Bupati Tika dalam sambutannya di Aula Ahmad Dahlan Lantai 3 Kampus UMKABA.

Apresiasi untuk Rektor Periode Sebelumnya

Di hadapan civitas akademika, Bupati Tika menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada rektor sebelumnya, Dr. Hj. Sri Rejeki. Namanya disebut sebagai sosok yang meletakkan fondasi perjuangan membangun dan membesarkan UMKABA sejak awal berdiri.

"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Ibu Dr. Hj. Sri Rejeki atas jasa dan peletakan fondasi perjuangan dalam membangun serta membesarkan UMKABA," ungkapnya.

Bupati juga mendoakan kelancaran tugas Dr. Sri Rejeki yang selanjutnya bertugas di Universitas Muhammadiyah Semarang. "Kepada seluruh civitas akademika UMKABA mari terus bersatu mendukung visi kampus yang berkemajuan, meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memperluas jejaring kerjasama," tambahnya.

Konsep Leadership University Jadi Arah Baru Kampus

Rektor UMKABA terpilih, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, langsung membeberkan fokus utama kepemimpinannya. Kampus akan mengembangkan konsep Leadership University yang diarahkan untuk membentuk mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan di tiga sektor utama: pemerintahan atau publik, bisnis, dan sosial.

"Kalau kita bicara Leadership University, ada kepemimpinan dari sisi publik, kemudian kepemimpinan dari sisi bisnis dan juga kepemimpinan sosial," jelas Anton.

Konsep tersebut tidak akan sekadar menjadi slogan. Anton menegaskan bahwa visi tersebut akan diterjemahkan secara konkret ke dalam visi, misi, hingga kurikulum pendidikan di UMKABA.

Mahasiswa Tak Hanya Siap Kerja, tapi Siap Memimpin

Melalui konsep ini, mahasiswa UMKABA akan dibekali kemampuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik. Mereka juga akan dilatih untuk berinovasi, menciptakan terobosan, serta berani mengambil keputusan.

"Ketika seseorang menempuh pendidikan sarjana, harapannya ketika dia keluar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat," pungkasnya.

Follow www.semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks