JAWA TENGAH — Manchester United menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir, membuat posisi Michael Carrick di kursi manajer kembali jadi sorotan. Legenda Liga Inggris Alan Shearer menilai Carrick tidak mendapat dukungan memadai di bursa transfer musim panas, tepat sebelum laga krusial melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford.
Tekanan terhadap Michael Carrick memuncak menjelang pertemuan dengan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Manajer 45 tahun itu belum membawa Manchester United meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang.
Rentetan hasil buruk dimulai dari kekalahan atas Manchester City, berlanjut tumbang di tangan Brighton & Hove Albion, lalu hanya mampu bermain imbang kontra Fulham. Man United kini tertahan di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris dengan koleksi lima poin.
Alan Shearer menilai persoalan Carrick bukan sekadar taktik atau performa di lapangan. Mantan striker Newcastle United itu menyoroti kebijakan klub di bursa transfer musim panas yang dinilainya jauh dari cukup untuk memperkuat skuad.
"Anda bisa membayangkan betapa bisingnya Old Trafford di sekitar Carrick jika United kalah pada hari Sabtu. Dia melakukan pekerjaan luar biasa tahun lalu dalam hal membawa mereka ke Liga Champions, dia melakukan pekerjaan hebat dengan menenangkan situasi. Kemudian mereka mempertahankan dia, tetapi tidak benar-benar mendukungnya di bursa transfer musim panas sebanyak yang mereka bisa dan seharusnya lakukan," kata Shearer dikutip dari Manchester Evening News.
Man United memang mendatangkan tiga gelandang anyar pada jendela transfer lalu: Youri Tielemans, Andrey Santos, dan Carlos Baleba. Namun bagi Shearer, langkah itu belum cukup menutup kebutuhan skuad secara keseluruhan.
Laga melawan Tottenham Hotspur menjadi momen paling rawan bagi Carrick. Shearer menyebut tekanan publik Old Trafford bisa meledak jika Man United kembali gagal meraih poin penuh.
"Sekali lagi, Anda bisa membayangkan kebisingan itu setelah tiga minggu, setelah awal musim yang mereka jalani, dan jika Spurs mengalahkan mereka—tim yang belum memenangi satu pertandingan pun sepanjang musim ini," ujar Shearer menambahkan.
Catatan Spurs musim ini membuat situasi kian pelik. Tim tamu datang ke Old Trafford tanpa satu pun kemenangan, sehingga kekalahan bagi Man United akan memperbesar sorotan terhadap posisi Carrick.
Carrick sendiri masih mendapat kredit dari keberhasilan musim lalu, ketika ia membawa Man United kembali ke Liga Champions dan menenangkan situasi ruang ganti. Kendati demikian, hasil buruk di awal musim ini membuat pencapaian tersebut mulai pudar di mata publik Old Trafford.
Duel melawan Tottenham Hotspur akan menjadi ujian nyata bagi Carrick dan manajemen Man United. Hasil di Old Trafford bakal menentukan seberapa besar tekanan yang harus mereka tanggung dalam beberapa pekan ke depan.