Pemkot Tegal Beri Penghargaan ke 9 Wajib Pajak Terbaik 2025, Kejari hingga Wizzmie Masuk Daftar

Penulis: Joko Purnomo  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:46:02 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memberikan sambutan dalam acara Tax Gathering dan pemberian penghargaan kepada wajib pajak terbaik 2025.

TEGAL — Penghargaan kategori Kontributor Terbesar PPh Makanan dan Minuman 2025 diraih PT Cahaya Tirta Rasa pada posisi pertama. Posisi kedua ditempati McDonald's Tegal, disusul PT Richeese Kuliner Indonesia di peringkat ketiga. Sementara kategori Best Newcomer PPh Makanan dan Minuman 2025 ditempati Wizzmie Tegal di urutan teratas, disusul Marugame Udon Tegal dan Sate Kambing Muda Cempe Lemu (Gajahmada).

Kejari Tegal Dapat Penghargaan Khusus Pemulihan Keuangan Daerah

Penghargaan khusus diberikan kepada Kejaksaan Negeri Kota Tegal atas peran aktifnya membantu pemulihan keuangan daerah melalui jalur bantuan hukum non-litigasi. Selain Kejari, apresiasi juga mengalir ke perangkat wilayah, dengan Kelurahan Pekauman dan Kecamatan Tegal Barat masuk daftar penerima. Penilaian merujuk pada performa kepatuhan dan kontribusi sepanjang tahun anggaran 2025.

Wali Kota: Pajak Adalah Gotong Royong Era Modern

Wali Kota Dedy Yon Supriyono menegaskan acara ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, Tax Gathering menjadi momentum memperkuat komitmen bersama sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha.

"Pajak adalah tulang punggung perekonomian daerah dan wujud kepedulian warga terhadap kemajuan kota," ungkap Dedy Yon saat memberikan sambutan.

Dedy Yon memandang sektor perpajakan memegang peranan krusial sebagai penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana yang terkumpul dari kewajiban pajak disalurkan kembali untuk membiayai sektor vital masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga penataan lingkungan.

Dari Kerja Bakti Fisik ke Ketaatan Membayar Pajak

Ia mengibaratkan pemenuhan kewajiban pajak sebagai bentuk gotong royong di era modern. Apabila masa lalu ditandai dengan kerja bakti fisik, era sekarang memanifestasikan semangat kebersamaan tersebut melalui ketaatan membayar pajak.

"Pajak adalah cara kita bergandengan tangan, saling menopang, dan memastikan Kota Tegal terus maju," tuturnya menambahkan.

Dampak ke Warga: Infrastruktur hingga Layanan Kesehatan

Setoran pajak daerah dari pelaku usaha kuliner, PPAT, dan wajib pajak lainnya berdampak langsung pada pembiayaan fasilitas publik di Kota Tegal. Perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan penataan lingkungan menjadi sektor yang dibiayai dari PAD tersebut. Pemkot Tegal berharap penghargaan tahunan ini mendorong kepatuhan wajib pajak lain, terutama pelaku UMKM kuliner yang baru tumbuh.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top