19 Tim Kader Kesehatan Kudus Ikuti Jambore di Museum Kretek, Bekal Ilmu untuk Posyandu

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 30 September 2026 | 06:17:02 WIB
Kader kesehatan dari 19 tim mengikuti Jambore Kader Kesehatan di Museum Kretek, Kudus.

KUDUS — Kepala Bidang Promosi Kesehatan DKK Kudus, dr. Edy Kusworo, menyebut jambore kader kesehatan rutin digelar setiap tahun. Selain mempererat silaturahmi, forum ini menjadi sarana meningkatkan pengetahuan dan semangat kader saat bertugas di wilayah masing-masing.

Jambore yang berlangsung selama satu hari itu diikuti seluruh peserta dari 19 tim. Berbagai kegiatan disiapkan agar pertemuan kader tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga memberi pengalaman baru dan memperkuat kekompakan.

Edukasi, Penyuluhan, dan Lomba Antartim

Rangkaian acara mencakup edukasi, penyuluhan, hingga lomba-lomba yang melibatkan seluruh tim peserta. Menurut Edy, lomba yang digelar bukan semata-mata untuk mencari pemenang.

“Untuk lomba-lombanya, intinya bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting mereka bisa bertemu, berbagi ilmu dan pengalaman, sehingga kader semakin semangat,” ujarnya.

Ia menilai semangat para kader perlu terus dijaga. Selama ini kader kesehatan menjadi bagian penting dalam membantu pelayanan dan edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Kader Diminta Terapkan Ilmu di Wilayah Masing-masing

“Jambore ini adalah pertemuan kader. Di sini ada edukasi, penyuluhan, kemudian juga lomba-lomba. Intinya mereka bisa bertemu, berbagi pengalaman, sharing ilmu, dan pengalaman itu nantinya bisa diterapkan di daerah masing-masing,” terang Edy.

“Kader-kader kesehatan ini selama ini mengabdi kepada masyarakat dengan penuh semangat. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk memberikan semangat dan motivasi kepada mereka,” jelasnya.

Ia berharap Jambore Kader Kesehatan dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Dengan demikian, forum tersebut dapat menjadi ruang berkelanjutan bagi kader untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat jejaring antarwilayah.

“Harapannya kegiatan ini bisa berjalan terus setiap tahun. Kader semakin semangat, semakin banyak ilmu dan pengalaman yang didapat, dan nantinya bisa diterapkan di daerah masing-masing,” pungkasnya.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top