JAWA TENGAH — Les Goudes, desa nelayan kecil di pinggiran Marseille, Prancis selatan, kini jadi magnet bagi wisatawan berjiwa kreatif yang mencari matahari, laut, dan ketenangan. Berjarak sekitar setengah jam dari pusat Kota Marseille, desa ini menawarkan penginapan bergaya desain, kafe dengan signage tangan, dan restoran seafood menghadap Mediterania. Popularitasnya melonjak seiring gelombang kedatangan wisatawan yang ingin merasakan sisi lain Prancis selatan di luar pusat kota yang ramai.
Di balik fasad rumah-rumah berpintu jendela warna kuning mentega, Les Goudes menyimpan pesona yang membuat wisatawan enggan pulang. Desa ini berada di tengah-tengah kawasan yang oleh penduduk setempat disebut sebagai semacam utopia bagi pekerja di bidang kreatif atau mereka yang bercita-cita masuk ke sana.
Sebagai desa pinggiran yang mengalami gentrifikasi, Les Goudes melahirkan sejumlah tempat usaha kecil bergaya butik. Kafe es kopi yang dulu sulit ditemukan kini bermunculan dengan papan nama lukis tangan dan perabot vintage yang tertata di luar ruangan.
Nama yang paling terkenal mungkin Tuba Club, restoran di atas batu karang yang tampil mencolok dan dikenal mahal, namun juga berfungsi sebagai tempat santai tepi laut. Restoran tradisional yang lebih lama beroperasi pun tetap bertahan, menyajikan masakan Marseille dengan pemandangan matahari terbenam di atas perahu-perahu yang bergoyang di pelabuhan.
Satu tempat yang selalu antre panjang adalah gelateria tepat di sebelah pintu depan penginapan. Es krim di sini jadi alasan wisatawan datang dua kali sehari.
Penginapan di Les Goudes dirancang dengan pendekatan desain yang matang. Di lantai bawah terdapat dua kamar tidur identik yang dibedakan oleh warna: satu merah muda dan satu oker. Seluruh elemen mulai dari seprai, wastafel, handuk, hingga ubin mengikuti palet warna masing-masing.
Kasur dilapisi linen muslin lembut dan selimut bulu yang empuk. Setiap kamar punya shower sendiri di dalam ceruk melengkung. Ruang tidur yang sejuk dan gelap ini menjadi tempat istirahat yang nyaman meski suhu di luar sedang panas.
Di lantai atas, ruang tamu terbuka menampilkan perpaduan tekstur, dinding netral, aksen warna cerah, ornamen unik, dan sofa berbentuk L bergaris permen merah muda dan hijau. Fasilitasnya termasuk layar proyektor besar, panggangan luar ruangan kelas atas, dan sistem suara terpasang yang membuat penginapan ini terasa seperti hotel ketimbang rumah sewa.
Les Goudes berjarak sekitar setengah jam perjalanan dari Marseille. Wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum dari pusat kota menuju pinggiran selatan Marseille. Desa ini berada tepat di tepi laut Mediterania, jadi pastikan rute yang dipilih melewati jalan pesisir untuk pemandangan yang lebih menarik.
Durasi ideal untuk menginap di Les Goudes adalah beberapa hari. Kombinasi laut, kuliner, dan desain penginapan yang apik membuat desa ini cocok untuk liburan santai bersama teman atau pasangan. Informasi terkini soal akomodasi dan tarif dapat dikonfirmasi langsung ke penyedia penginapan setempat.