Giant Helmet MotoGP Mandalika 2026 Hadir di Bundaran HI, Kesiapan Event 95 Persen

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Senin, 28 September 2026 | 16:21:31 WIB
Instalasi Giant Helmet MotoGP Mandalika 2026 dipamerkan di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

JAWA TENGAH — Giant Helmet Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dipamerkan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, bertepatan dengan Car Free Day. Kehadiran instalasi raksasa itu menjadi penanda H-12 menuju balapan yang akan digelar 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.

Instalasi Giant Helmet tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, sebuah upaya membawa atmosfer balap motor dunia lebih dekat ke masyarakat Jakarta. Aktivasi ini digelar bersamaan dengan kegiatan Fun Walk di kawasan Car Free Day, Minggu (27/9).

Pertamina Mandalika International Circuit dijadwalkan menjadi tuan rumah balapan pada 9–11 Oktober 2026. Menjelang race week, persiapan penyelenggaraan dilaporkan telah mencapai 95 persen dan kini memasuki tahap final check.

Simbol Dukungan untuk Mario Aji dan Veda Ega Pratama

Giant Helmet di Bundaran HI berfungsi sebagai simbol semangat masyarakat menyambut perhelatan MotoGP. Aktivasi ini juga menjadi momentum mengajak penonton meramaikan Mandalika sekaligus memberi dukungan kepada pembalap Indonesia yang berlaga di kelas dunia.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang juga Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa kehadiran instalasi itu merupakan cara membawa semangat event ke berbagai daerah.

"Kami ingin semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya terasa di Mandalika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat Indonesia. Giant Helmet di Bundaran HI menjadi salah satu simbol bahwa kita sedang menuju perhelatan besar. Dari Jakarta, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun euforia dan memberikan dukungan kepada para Indonesian heroes, Mario Aji dan Veda Ega Pratama," ujar Troy.

Jangkauan Penonton Siaran Capai 2,9 Juta

Besarnya perhatian publik terhadap MotoGP tercermin dari data Dorna Sports yang tercantum dalam Yearbook MGPA. Jumlah penonton MotoGP melalui media penyiaran di Indonesia mencapai 2.956.333 orang.

Penonton siaran didominasi laki-laki sebesar 60 persen, dengan kelompok usia utama pada rentang 20–54 tahun. Angka tersebut memperlihatkan luasnya jangkauan MotoGP lewat berbagai kanal media dan digital di dalam negeri.

400 Marshal hingga 118 Shuttle Disiapkan

Sejumlah kebutuhan operasional jelang balapan telah disiapkan. Pengecekan sirkuit dan fasilitas pendukung dilakukan melalui track inspection bersama pemangku kepentingan, sebagai bagian dari persiapan menuju homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan 8 Oktober 2026.

Berikut rincian kesiapan penyelenggaraan:

  • 400 marshal disiapkan untuk mendukung jalannya balapan, dengan pelatihan pada 5–8 Oktober 2026
  • 118 shuttle untuk mobilitas penonton di dalam kawasan selama 9–11 Oktober 2026
  • 35 shuttle tambahan dari Pemerintah Provinsi NTB untuk transportasi di luar kawasan
  • 170 personel security dan 550 personel crowd control yang bekerja terintegrasi dengan stakeholder terkait
  • Dukungan medis mencakup personel dan peralatan medis, heli medis, layanan rujukan, hingga Mini ICU VIP

Tiket KTP NTB Tahap Pertama Sold Out

Antusiasme masyarakat untuk hadir langsung di sirkuit terus meningkat seiring mendekatnya race week. Tiket khusus pemegang KTP NTB tahap pertama telah sold out, dan penjualan tahap kedua sudah dibuka untuk memperluas kesempatan warga lokal menyaksikan balapan.

Penjualan tiket untuk masyarakat umum kini memasuki periode harga normal. Calon penonton diimbau segera mengamankan tiket sebelum kategori yang diinginkan habis.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: atnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top