Harga Emas Antam Turun Rp 16.000 ke Rp 2.597.000 per Gram

Penulis: Joko Purnomo  •  Senin, 28 September 2026 | 08:51:01 WIB
Harga emas Antam turun Rp 16.000 menjadi Rp 2.597.000 per gram pada perdagangan Senin (28/9/2026).

JAWA TENGAH — Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) turun Rp 16.000 menjadi Rp 2.597.000 per gram pada perdagangan Senin (28/9/2026). Pelemahan ini sejalan dengan anjloknya harga emas dunia di pasar spot yang jatuh 1,63% ke US$ 4.215,1 per troy ons pada pukul 08:12 WIB. Buyback Antam juga melemah ke Rp 2.422.000 per gram.

Selain harga jual, nilai pembelian kembali (buyback) yang ditetapkan Antam juga mengalami penyesuaian. Buyback berada di Rp 2.422.000 per gram, melemah Rp 16.000 dibandingkan harga sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum merealisasikan keuntungan.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut daftar harga emas batangan Logam Mulia Antam yang berlaku pada perdagangan hari ini:

  • Harga jual per gram: Rp 2.597.000
  • Perubahan harga jual: turun Rp 16.000 dari hari sebelumnya
  • Harga buyback per gram: Rp 2.422.000
  • Perubahan buyback: turun Rp 16.000 dari hari sebelumnya
  • Harga emas dunia (spot): US$ 4.215,1 per troy ons, turun 1,63%

Tekanan dari Pasar Global

Koreksi harga emas dunia pagi ini menjadi faktor utama yang menekan harga emas Antam. Penurunan 1,63% di pasar spot menunjukkan tekanan jual yang cukup signifikan pada awal pekan. Pergerakan ini biasanya berkaitan dengan sentimen terhadap dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga global.

Bagi investor emas ritel, penurunan harga jual bisa menjadi peluang akumulasi. Namun, penurunan buyback juga berarti margin keuntungan dari penjualan kembali ikut menyusut. Investor perlu mencermati selisih harga jual-buyback sebelum mengambil keputusan.

Apa Artinya bagi Investor Emas

Penurunan harga emas Antam sebesar Rp 16.000 per gram mencerminkan koreksi yang relatif terbatas dibandingkan pelemahan di pasar global. Selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi komponen biaya yang harus diperhitungkan investor ritel.

Pergerakan harga emas ke depan akan sangat bergantung pada arah harga spot internasional dan nilai tukar rupiah. Jika tekanan jual di pasar global berlanjut, harga emas Antam berpotensi kembali menyesuaikan pada perdagangan berikutnya.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top