Review Xiaomi TV S Mini LED 2026: Layar Kencang untuk Gaming, Tapi Harga Belum Diumumkan

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:59:01 WIB
Xiaomi Indonesia meluncurkan lini TV terbaru, Xiaomi TV S Mini LED 2026, di Jakarta pada Selasa (11/8).

JAWA TENGAH — Xiaomi Indonesia meluncurkan lini TV terbarunya, Xiaomi TV S Mini LED 2026, pada Selasa (11/8) di Jakarta. Produk ini menggantikan posisi seri S sebelumnya dengan membawa teknologi panel QD-Mini LED, yang secara teori menawarkan kontrol kecerahan lebih presisi dibanding LED konvensional. Kami mendapat kesempatan hands-on singkat dan mencatat beberapa hal penting sebelum Anda memutuskan menabung untuk TV ini.

Lima Ukuran Layar: Dari 55 Inci Hingga 85 Inci

Xiaomi menyiapkan lima pilihan ukuran untuk pasar Indonesia: 55, 65, 75, 85, dan satu varian terbesar yang belum disebutkan spesifikasinya. Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, menyebut fleksibilitas ukuran ini untuk menjawab kebutuhan ruang yang berbeda-beda.

Dari pengamatan fisik, seluruh varian memakai frame logam tipis yang membuat bodi TV terlihat lebih premium dibanding generasi sebelumnya. Untuk urusan ketebalan, bezel-nya memang tipis, tapi bagian bawah masih cukup tebal karena menampung speaker dan modul TV.

Menariknya, Xiaomi memposisikan TV ini ganda: hiburan dan dekorasi. Saat tidak menonton, layar bisa menampilkan karya seni digital berkat Vivid Colour Engine dan Global Dimming Engine yang diklaim mereproduksi warna lebih presisi.

Teknologi QD-Mini LED: Kontras Lebih Dalam, Tapi Butuh Pembuktian

Klaim utama Xiaomi untuk TV ini ada pada teknologi QD-Mini LED. Secara teknis, panel ini menggabungkan Quantum Dot untuk reproduksi warna dan Mini LED untuk kontrol backlight yang lebih rapat. Hasilnya, hitam lebih pekat dan kontras lebih tinggi dibanding TV LED biasa.

Xiaomi menyebut dukungan Dolby Vision dan Dolby Atmos untuk pengalaman sinematik. Andriani, Product Marketing Xiaomi Indonesia, menambahkan bahwa kombinasi ini membuat TV S Mini LED 2026 menawarkan visual setara monitor studio profesional.

Perlu dicatat, klaim "setara monitor studio" ini masih perlu diuji lebih lanjut dengan alat ukur colorimeter. Untuk kesan awal, warna memang tampak kaya dan akurat, tapi akurasi warna biasanya bergantung pada kalibrasi pabrik yang bisa berbeda antar unit.

Fitur Gaming: Ini yang Paling Menarik

Bagi gamer, TV ini punya beberapa fitur yang langsung terasa: Game Boost, Variable Refresh Rate (VRR), dan refresh rate tinggi. Kombinasi ini mengurangi screen tearing dan membuat pergerakan kamera di game terasa lebih mulus.

Kami belum bisa mengukur angka refresh rate maksimal secara pasti karena TV masih dalam mode demo. Namun, kehadiran VRR adalah sinyal positif bahwa Xiaomi tidak main-main di segmen gaming — fitur ini biasanya baru hadir di TV kelas menengah ke atas.

Latensi input juga klaimnya rendah, meski angka pastinya tidak disebutkan. Untuk pengujian lebih lanjut, kami perlu waktu lebih lama memakai TV ini untuk game kompetitif dan melihat apakah ada input lag yang mengganggu.

Produktivitas dan Kenyamanan Mata: Bukan Sekadar TV Hiburan

Xiaomi menambahkan dukungan Google Cast dan Apple AirPlay, yang memudahkan pengguna menampilkan dokumen atau presentasi dari laptop ke layar besar secara nirkabel. Fitur ini praktis untuk work from home atau meeting dadakan di ruang keluarga.

Untuk kenyamanan mata, TV ini dibekali teknologi low blue light dan peredupan hybrid 20kHz yang diklaim mengurangi kedipan (flicker) yang tidak terlihat oleh mata. Ada juga penyesuaian kecerahan dan suhu warna otomatis.

Namun, perlu diingat: sertifikasi low blue light biasanya diukur dalam kondisi tertentu. Jika Anda sensitif terhadap layar, tetap disarankan mengatur kecerahan manual sesuai kondisi ruangan.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Harga belum diumumkan. Ini masalah terbesar. Tanpa angka resmi, sulit menilai apakah TV ini sepadan dengan kompetitor seperti Samsung Crystal UHD atau LG QNED di kelas yang sama.
  • Klaim "monitor studio" perlu diverifikasi. Akurasi warna butuh pengujian lanjutan dengan alat ukur, bukan sekadar klaim pemasaran.
  • Ukuran varian terbesar belum jelas. Xiaomi menyebut lima ukuran, tapi satu di antaranya belum dirinci spesifikasinya.
  • Ketersediaan aksesoris. Belum ada informasi apakah TV ini sudah mendukung standar VESA untuk wall-mount, atau apakah bracket sudah termasuk dalam paket penjualan.

Kesimpulan Awal: Menjanjikan, Tapi Tunggu Harga Resmi

Xiaomi TV S Mini LED 2026 menunjukkan peningkatan signifikan di sektor layar dan fitur gaming. Teknologi QD-Mini LED berpotensi memberikan kualitas gambar yang jauh di atas harga kelas menengah — jika harganya kompetitif.

Untuk saat ini, rekomendasi kami: tunggu pengumuman harga resmi dan review mendalam dari kreator konten teknologi yang sudah memakai unit produksi massal. Jangan tergesa-gesa membeli berdasarkan klaim pemasaran semata, apalagi untuk pengeluaran puluhan juta rupiah.

TV ini jelas menarik untuk dipantau, terutama jika Anda sedang mencari TV besar dengan fitur gaming lengkap tanpa harus merogoh kocek ekstra untuk merk premium. Tapi keputusan akhir tetap ada di angka yang belum keluar itu.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: sugarandcream.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top